Bertobat Dulu, Meminta Kemudian

Dalam UU Haji Terbaru, Tata Kelola Hingga Urusan Sanksi Disempurnakan
March 28, 2019
Dubai Punya Taman Alquran Pertama di Dunia
April 1, 2019

Bertobat Dulu, Meminta Kemudian

SEORANG laki-laki dengan wajah bersedih datang menemui ulama besar yang bernama al-Hasan al-Bashri untuk mengadukan permasalahannya. Al-Hasan al-Bashri pun memberikan nasihatnya, Mohon ampunlah (istighfar) kepada Allah!

Pada kesempatan lain banyak orang datang mengadukan berbagai keluhan kepada ulama saleh ini. Ada yang mengadukan masalah kemiskinan yang dialaminya, kematian anaknya, hasil panen kebunnya yang sedikit, dan masalah-masalah yang lainnya. Apa kata al-Hasan al-Bashri? Beliau me nyarankan kepada mereka untuk memperbanyak istighfar.

Saran dan jawaban dari al-Hasan al-Bashri ternyata dianggap hanya itu-itu saja, padahal permasalahannya berbeda, beberapa orang berkata kepada beliau, “Banyak orang datang kepadamu mengeluh ini dan itu, namun mengapa engkau malah menyuruh mereka semua untuk membaca istighfar?”

Sebuah ayat dibacakan Al-Hasan al-Bashri kepada mereka, “Mohonlah ampunan kepada Tuhanmu, karena sesungguhnya Dia adalah Maha Pengampun. Niscaya Dia akan mengirimkan hujan kepadamu dengan lebat, membanyakkan harta dan anak-anakmu, serta mengadakan untukmu kebun-kebun dan sungai-sungai. (QS Nuh [71]: 10-12).

Sungguh, Allah begitu adil kepada kita sebagai hambaNya. Dia memberikan kunci untuk berbagai permohonan dan kebaikan-kebaikan dengan satu syarat saja, yaitu memohon ampun terlebih dulu, menyucikan diri agar bersih. Jika proses membersihkan diri sudah selesai, mintalah kepada Allah dengan penuh kesungguhan hati, maka Allah akan mengabulkannya.

Sungguh, Allah akan meninggalkan kita dan mengabaikan permohonan yang kita panjatkan jika di dalam diri masih tersimpan noda hitam akibat dosa yang belum dibersihkan. Allah menyediakan berbagai pintu tobat yang terbuka setiap saat.

Untuk itu, maka Rasulullah mengajarkan kita doa dan istighfar yang paling utama, yaitu Sayyid al-Istighfar, yang artinya: Wahai Allah Tuhanku! Tidak ada tuhan selain Engkau. Engkau telah menciptakan aku dan aku adalah hamba-Mu.

Sungguh, aku berada dalam perjanjan denganMu, sesuai dengan kemampuanku. Aku berlindung kepadaMu dari keburukan-keburukan perbuatanku. Aku mengaku banyaknya nikmat yang Engkau anugerahkan kepadaku.

Aku mengakui dosa-dosaku. Maka ampunilah dosa-dosaku, karena sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa-dosaku itu kecuali Engkau. (HR al-Bukhari, Ahmad, dan lainnya) Sesungguhnya, Allah Maha Bijaksana lagi Pengampun! Semoga Allah mengampuni kita serta mengabulkan semua keinginan dan doa-doa yang kita panjatkan. Aamin. (Rep)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *