Salat Subuh dan Keistimewaannya

Tiga Hal Penting dalam Isra dan Miraj Rasulullah
April 5, 2019
Syarat Dikabulkannya Doa
April 6, 2019

Salat Subuh dan Keistimewaannya

BAGI tiap muslim, salat lima waktu dalam sehari merupakan kewajiban. Di antara kelimanya, subuh merupakan salat yang memiliki keutamaan, sebagaimana disebutkan Rasulullah SAW. Berikut beberapa keistimewaan yang dirangkum tentang salat subuh:

Pahala Salat Satu Malam Penuh
Diriwayatkan Muslim dari Utsman bin Affan ra berkata; Rasulullah SAW bersabda,”Barangsiapa yang shalat Isya berjamaah maka seakan-akan dia telah shalat setengah malam. Dan barangsiapa shalat Subuh berjamaah, maka seakan-akan dia telah melaksanakan shalat malam satu malam penuh.” Hadits riwayat Muslim.

Sumber Cahaya di Hari Kiamat
Salat Subuh merupakan sumber dari segala sumber cahaya di hari kiamat. Di hari itu, semua sumber cahaya di dunia akan padam. Matahari akan “digulung”. Ibadahlah yang akan menerangi pelakunya.

Surga yang Dijanjikan
Diriwayatkan dari Abu Musa al Asy’ari ra ia berkata Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang shalat dua waktu yang dingin maka akan masuk surga.” (HR Al Bukhari). Dua waktu yang dingin itu adalah salat Subuh dan salat Ashar.

Berada di bawah lindungan Allah SWT
Rasulullah SAW memberi janji, bila salat Subuh dikerjakan, maka Allah akan melindungi siapa pun yang mengerjakannya seharian penuh. Hadits yang diriwayatkan dari Jundab bin Sufyan Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa yang menunaikan salat Subuh maka ia berada dalam jaminan Allah. Maka jangan coba-coba membuat Allah membuktikan janjiNya. Barangsiapa yang membunuh orang yang menunaikan salat Subuh, Allah akan menuntutnya, sehingga Ia akan membenamkan mukanya ke dalam neraka. (HR Muslim, At-Tirmizi dan Ibnu Majah).

Atas Izin Allah, Dapat Melihat Wajah Allah
Mereka yang menjaga salat Subuh dan Ashar, dijanjikan kelak di surga akan melihat Allah SWT. Hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim dari Jarir bin Abdullah ra artinya, “Kami sedang duduk bersama Rasulullah SAW, ketika melihat bulan purnama. Beliau berkata, “Sungguh, kalian akan melihat Rabb kalian sebagaimana kalian melihat bulan yang tidak terhalang dalam melihatnya. Apabila kalian mampu, janganlah kalian menyerah dalam melakukan shalat sebelum terbit matahari dan shalat sebelum terbenam matahari. Maka lakukanlah.” (HR Al Bukhari dan Muslim). (Rep)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *