Antrean Haji di Turki 25 Tahun, Malaysia 121 Tahun

Donasi Rp46 Miliar dari Qatar Charity
August 15, 2019
Jamaah Haji Mulai Padati Masjid Nabawi
August 22, 2019

Antrean Haji di Turki 25 Tahun, Malaysia 121 Tahun

DI berbagai negara, minat untuk menunaikan ibadah haji dari umat Islam masih tinggi. Ini dibuktikan dengan lamanya antrean berangkat haji dari sejumlah negara.

Misalnya di Indonesia, berdasarkan data Kementerian Agama pada 2019, ada 4 juta umat Islam yang sudah mendaftar haji. Dengan rata-rata antrean nasional adalah 19 tahun.

Sementara jika berdasarkan provinsi, lama antrean terpendek ada di tiga provinsi, yaitu Sulawesi Utara, Gorontalo, dan Maluku dengan masa antrean 11 tahun. Untuk antrean terlama ada di Sulawesi Selatan yang mencapai 29 tahun.

Mengenai biayanya, pada tahun ini biaya haji Indonesia rata-rata nasional dipatok Rp 35,2 juta (2.481 dolar AS). Namun, jumlah tersebut juga masih mendapatkan subsidi.

Kemudian, bagaimana dengan di negara lainnya? Ada dua negara yang menjadi saat pertemuan diskusi antara petugas haji Indonesia dengan Turki dan Malaysia pada Selasa (20/8) di Kota Makkah, Arab Saudi.

Ramzi Birjan, Direktur Haji dan Umrah Diyanet (Direktorat Urusan Keagamaan) Turki, mengatakan ada 2,5 juta orang Turki yang mengantre dengan durasi rata-rata 25 tahun. Untuk Indonesia ada 4 juta jamaah haji yang mengantre dengan rata-rata antrean nasional selama 18 tahun.

“Jumlahnya hanya 2,5 juta kalau dibagi kuota 80 ribu ketemunya sekitar 25 tahun. Jadi, lebih panjang antrean Turki dari Indonesia,” kata Ramzi saat bertemu dengan petugas haji Indonesia di Kantor Urusan Haji Indonesia, Makkah.

Soal biayanya, mencapai 4.000 dolar AS per orangnya. Jumlah ini dibayar penuh oleh jamaah tanpa mendapat subsidi dari pemerintah.

Ternyata kesempatan berhaji warga Malaysia lebih lama lagi. Karena dari mulai mendaftar hingga berangkat daftar antreannya mencapai ratusan tahun.

“121 tahun masa tunggu haji di Malaysia,” kata Ketua Rombongan Tabung Haji Malaysia Dato’ Sri Syed Saleh Bin Syed Abdul Rahman saat menerima kunjungan petugas haji Indonesia di Kantor Misi Haji Malaysia, Makkah.

Saat ini, menurut Abdul Rahman, jumlah calon jemaah yang sudah mendaftar haji melalui Tabung Haji Malaysia sudah mencapai 2,5 juta orang.

Sejak 2009, biaya perjalanan haji Malaysia tak berubah hingga sekarang. Yaitu, 9.980 ringgit (2.400 dolar) per orangnya dan mendapat subsidi dari tabung haji. (Rep)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *